Madiun

Air Surut, Penyewa Perahu Susut

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Jasa sewa perahu di kawasan wisata Papringan Kali Kerto lesu. Pasalnya, air sungai surut karena kemarau. Sehingga, berdampak pada minimnya jumlah pengunjung yang menyewa. ‘’Biasanya dalam satu hari (akhir pekan) saya bisa memperoleh sekitar Rp 2 juta, kalau tidak jalan begini ya tidak ada separonya,’’ kata Ketua Pokdarwis Kali Kerto Ihda Kurniawan.

Diungkapkannya, kawasan Kali Kerto sebenarnya potensial untuk menjadi destinasi wisata favorit. Apalagi, proses pengembangannya diawali secara gotong royong oleh masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi. ‘’Artinya, dari sini masyarakat bisa mendapatkan pemasukan tambahan di luar pekerjaan tetap mereka,’’ terangnya.

Selain karena dampak kemarau, lanjut Ihda, menyusutnya debit air Kali Kerto di Desa Sanggahan, Kecamatan Kebonsari, itu disebabkan sebagian dipakai untuk mengairi sawah. ‘’Jadi, petani yang lahannya di sekitar sungai, pasokan airnya diambil dari sungai,’’ ungkapnya.

Keuntungan yang bisa didapat oleh anggota pokdarwis dengan menggeluti usaha jasa sewa perahu sangat besar. Rata-rata sebulan mencapai sekitar Rp 30 juta. Para pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam di objek wisata Kali Kerto tersebut. Seperti panorama kebun jambu air. ‘’Pengunjung tidak dipungut biaya untuk masuknya, hanya saja kalau ingin mencoba wahana perahu dikenakan tarif Rp 5 ribu per orang,’’ kata Ihda. (mgc/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close