AHY: Pemilu Bukan Ajang Perselisihan

92

PONOROGO – Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi dingin sikap seorang calegnya di Bumi Reyog yang memilih mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Menurutnya, preferensi politik setiap partai bisa saja berbeda di tiap dapil. Pun, Demokrat dia sebut sebagai partai yang sangat demokratis.

’’Saya tidak melihat itu (pilihan dukungan caleg) sebagai suatu hal yang luar biasa. Tidak hanya Demokrat, bisa dilihat setiap partai memiliki preferensi tersendiri di satu dapil ke dapil yang lain,’’ ujar AHY, kemarin (8/4).

Beberapa waktu lalu, Neni Eviliana, Caleg Demokrat untuk DPRD Ponorogo sempat viral lantaran salah satu baliho miliknya menyebut dia mendukung paslon 01. Menurut AHY, partainya tetap mendukung kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (paslon 02) di pilpres mendatang. ’’Sikap kami sesuai komitmen sejak awal (mendukung paslon 02). Tidak mempunyai kandidat capres maupun cawapres tentu berat, tapi kami tetap optimistis, khususnya dalam menjaring undecided/swing voters,’’ sebutnya.

AHY juga curhat mengenai surat yang dikirimkan sang bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kampanye akbar Prabowo-Sandiri di Jakarta, Minggu lalu (7/4). Menurut AHY, surat itu sebenarnya ditujukan secara internal kepada para kader Demokrat. Namun, bocor ke masyarakat. AHY menyebut, SBY telah cukup kenyang asam garam dalam memimpin Indonesia. Tak heran, SBY lewat suratnya menekankan sejumlah teknis terkait kampanye itu.

’’Beliau tidak hanya ketua umum partai, tapi juga bapak bangsa dan negarawan. Tahu persis bagaimana mengatasi permasalahan di tengah masyarakat, apalagi dalam kondisi ada polarisasi dan berpotensi muncul konflik horizontal dan komunal,’’ kata AHY.

Mantan anggota TNI itu berharap, masyarakat tetap menjaga kondusivitas. ’’Jangan sampai pemilu yang harusnya dinikmati menjadi pesta demokrasi malah menjadi ajang polarisasi dan perselisihan yang tidak berujung. Itu harga yang terlalu mahal untuk bangsa,’’ sebutnya. ’’Karena itu, beliau (SBY) dalam suratnya menekankan pentingnya menjaga prinsip inklusifitas,’’ imbuh suami aktris Annisa Pohan itu.(naz/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here