Agustusan, Ribuan Pendaki Serbu Lawu

70
MOUNTAINEERING: Jalur klasik Singolangu yang baru saja dibuka kembali pada bulan lalu masih banyak diminati para pendaki untuk naik ke puncak Gunung Lawu.

MOMEN kemerdekaan membuat Gunung Lawu diserbu pendaki. Ratusan pendaki dari berbagai daerah berkumpul di jalur pendakian untuk melewatkan momen peringatan HUT ke-74 kemerdekaan RI.

Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds, Marwoto menyampaikan, saat libur akhir pekan biasa, jumlah pendaki Gunung Lawu meningkat tajam. Umumnya, jumlah pendaki yang melakukan hiking hanya sekitar 100 orang. Namun, sepanjang dua hari terakhir, jumlahnya tercatat menembus kisaran 800–1.000 pendaki. Mereka melewati dua jalur pendakian yang masuk wilayah Magetan. Yakni, pintu masuk Cemoro Sewu dan Singolangu. ‘’Kalau Agustus memang pasti ramai,’’ katanya.

Kendati demikian, dia mengimbau kepada para pendaki untuk tetap waspada. Terutama saat membuat api unggun. Karena sekitar lima tahun lalu, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu dipicu dari nyala api unggun yang belum padam benar. Akibatnya, lahan seluas 5 hektare di dekat Cemoro Sewu hangus terbakar. ‘’Dicek lagi, sudah benar-benar padam atau belum. Jangan, asal tinggal,’’ tutur Marwoto.

Diakuinya, kasus karhutla memang kerap terjadi setiap tahun di Gunung Lawu. Tetapi, dia berharap kejadian itu dapat diminimalisir dengan perilaku tertib para pendaki. ‘’Kami sudah sebar lebih banyak imbauan di seluruh jalur pendakian,’’ ungkapnya.

Di samping itu, pihaknya juga menginstruksikan agar para pendaki mengikuti jalur pendakian resmi. Hal itu ditujukan supaya dapat mempercepat proses pertolongan apabila terjadi sesuatu hal. (fat/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here