Ngawi

Agro Techno Park Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien Korona

Tujuh Pasien Dirawat di ’’Hotel’’

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kompleks pelatihan pertanian sekaligus destinasi wisata Agro Techno Park (ATP) Ngawi resmi dioperasikan sebagai tempat isolasi penderita Covid-19. Sejak Sabtu lalu (10/10), kawasan yang masih menjadi bagian Balai Pelatihan Pertanian itu sudah ditempati sejumlah pasien positif korona. ‘’Sudah tujuh kamar yang ditempati,’’ kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi dr Heri Nurfahrudin Minggu (11/10).

Heri mengungkapkan, penempatan pasien Covid-19 ke ATP yang berlokasi di Dusun Mangkleng, Desa Wakah, Ngrambe, itu dilakukan menyusul kapasitas ruang isolasi RSUD dr Soeroto yang overload seiring kasus positif korona yang terus bertambah. ‘’Ada 32 kamar isolasi yang disiapkan di ATP,’’ ujarnya.

Berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Ngawi yang dirilis dinkes setempat, per Sabtu lalu tercatat 54 pasien masih menjalani perawatan di RSUD dr Soeroto. Jika kapasitas ruang isolasi rumah sakit pelat merah itu sebanyak 52, seharusnya hanya dua pasien yang ditempatkan di ATP.

Terkait hal itu, Heri menyatakan tempat isolasi tambahan di ATP diperuntukkan orang tanpa gejala (OTG). Karena itu, tidak serta-merta pasien yang tidak tertampung di ruang isolasi rumah sakit langsung dipindahkan. ‘’Kalau yang memiliki penyakit penyerta wajib diisolasi di rumah sakit,’’ jelasnya.

Ditanya fasilitas ruang isolasi di ATP, Heri menyebut sama dengan di rumah sakit. Bahkan, menurut dia, lebih nyaman karena ruangannya menyerupai kamar hotel. Pun, setiap pagi ada petugas medis yang memeriksa kesehatan para pasien. ‘’Jadi, pasien yang di ATP ini seperti menjalani isolasi mandiri yang difasilitasi pemerintah,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close