Afif-Agung Bermitra Buka Warung Kopi Berkonsep Jadul

47

MADIUN – Bisnis kuliner tidak ada matinya. Itu pula yang mendasari Afif dan Agung membuka usaha warung kopi. Uniknya, warung tersebut mengusung konsep jadul dengan memanfaatkan barang bekas.

Puluhan motor terparkir di depan sebuah rumah berarsitektur khas kampung di Jalan Kapuas, Kota Madiun. Sementara, di ruang utama tampak sejumlah warga asyik kongko sambil menikmati kopi dan makanan. Yang mencolok, perabot rumah itu didominasi barang bekas.

Kesan jadul semakin terasa dari kursi-kursi lawas. Juga tampah bertuliskan quote tertentu. Ada pula komik yang sengaja ditempelkan pada tripleks bekas. ‘’Rumah ini sewanya Rp 12 juta per tahun,’’ kata Agung Wijianto, pengelola warung kopi tersebut.

Agung sampai saat ini terus meng-upgrade desain interior di warung kopi yang dikelola bersama Muhammad Afif Kuswardana rekannya itu. Pun, jebolan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut kerap mengusung bekas garapannya yang sekiranya layak untuk dijadikan hiasan dinding warungnya.

Ada laci meja bar bekas yang disulapnya menjadi bingkai quote hingga mempermanis tembok warung yang bercat putih. ‘’Di sini perabot yang baru hanya meja di dekat jendela ruang belakang,’’ katanya seraya menunjuk perabot yang dimaksud.

Bagi Agung, selain hemat biaya, penggunaan material barang bekas bisa memberikan kesan kuno rumah yang dini disulap menjadi warung kopi itu.  ‘’Beberapa dari rumah. Ada juga yang beli di luar,’’ kata pemuda asal Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, ini.

Sementara, Afif lebih fokus memperluas relasi untuk mengembangkan warung kopinya. Pun, berniat menggelar event game PUBG di tempat usahanya. ‘’Teman-teman gamer juga banyak yang mampir soalnya,’’ kata Afif. ***(isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here