AdvertorialMagetan

9 Hari, Rp 2 Miliar Uang Berputar di Pasar Rakyat

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Perputaran uang selama sembilan hari pelaksanaan Pasar Rakyat dan Gebyar Produk IKM-UMKM Magetan mencapai miliaran rupiah. Pengunjung yang datang ke lokasi di kawasan GOR Ki Mageti tak hanya menikmati hiburan. Namun, juga belanja. ‘’Kami sudah mengambil sampel para pedagang yang berjualan di sana,’’ kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan Sucipto Rabu (16/10).

Dari sampel 52 pedagang, rata-rata beromzet Rp 1,5 juta per hari. Total 150 pedagang yang buka lapak. Tak hanya dari Magetan, namun juga luar daerah yang berpartisipasi dalam event tahunan disperindag untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-344 Kabupaten Magetan itu. Dalam sehari Rp 225 juta uang berputar. Sehingga, dalam sembilan hari Rp 2,025 miliar. Itu belum termasuk sektor parkir dan warung di sekitar GOR Ki Mageti. ‘’Artinya, perekonomian berjalan,’’ klaimnya.

Meski setahun sekali, bukan berarti pendapatan para pelaku IKM-UMKM mandek hanya pada acara tersebut. Stan yang mereka tempati selama sembilan hari itu bisa jadi ajang promosi. Sehingga, ada keberlanjutan setelah acara Pasar Rakyat dan Gebyar Produk IKM-UMKM Magetan. ‘’Ada kontinuitas. Makanya kami minta teman-teman memanfaatkan dan memaksimalkan acara ini untuk promosi,’’ ujarnya.

Beragam produk dipamerkan dan dijual pelaku IKM-UMKM. Tak hanya makanan olahan. Namun, juga kerajinan kulit khas Magetan, seperti tas dan sepatu. Ada pula pakaian, mainan anak-anak, hingga buku. Bahkan, stan yang memamerkan mebel tak pernah sepi pembeli. Tak hanya meja-kursi. Namun, juga kitchen set. ‘’Mereka menampilkan hasil pelatihan yang kami berikan,’’ tuturnya.

IKM-UMKM binaan dinas koperasi dan usaha mikro (dinkop-UM), dinas tanaman pangan hortikultura perkebunan dan ketahanan pangan (DTPHPKP), dan dinas peternakan dan perikanan (disnakan) juga ikut unjuk gigi. Ada 10 stan dari tiga OPD itu. Ada satu dua peserta yang hanya bertahan beberapa hari. ‘’Disayangkan, tapi kami tetap mengapresiasi partisipasi mereka,’’ terangnya.

Sucipto berharap, event serupa tetap bisa diselenggarakan tahun depan. Pelaksanaan pasar rakyat selama sembilan hari ini akan dievaluasi. Kelebihan dan kekurangannya. Sehingga bisa ditingkatkan tahun depan. Tahun ini pun diklaim meningkat dibanding tahun lalu. Setiap hari ada panggung gembira. ‘’Kami bekerja sama dengan OPD lain supaya acara ini benar-benar meriah,’’ pungkasnya. (bel/c1/sat/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close