84 Keluarga Prasejahtera Purna Terima PKH

514
NONTUNAI: Wali Kota Madiun Maidi saat meninjau stan pembayaran e-warung di acara penyerahan penghargaan Graduasi Mandiri Sejahtera keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.

LANGKAH strategis pemerintah dalam mengurangi angka keluarga prasejahtera di Kota Madiun tergolong efektif. Menyusul mundurnya 84 keluarga secara sukarela sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Karena secara kualitas ekonomi mereka dinilai telah membaik.

Wali Kota Madiun Maidi mengapresiasi puluhan keluarga prasejahtera yang sudah mentas sebagai penerima bantuan PKH tersebut. Karena mereka dianggap telah mampu memanfaatkan bantuan itu dengan optimal. Sehingga, bisa mencukupi kebutuhannya secara mandiri. ‘’Sangat efektif sekali dengan adanya pembina itu. Sehingga, uang (bantuan) itu tidak dipakai belanja seenaknya,’’ kata Maidi saat penyerahan penghargaan Graduasi Mandiri Sejahtera keluarga penerima manfaat (KPM) PKH di Gor Wilis Kamis (12/9).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya telah menyalurkan bantuan untuk para penerima manfaat dari basis data terpadu (BDT). Jumlahnya 2.923 penerima. Bantuan yang sudah berjalan sejak 2013 lalu itu sempat mengalami perluasan pada tiga minggu lalu. Dari data sebelumnya tercatat 582 keluarga prasejahtera, tetapi setelah dilakukan validasi pada 27–28 Agustus lalu, KPM bantuan PKH berjumlah 474 keluarga.

Pemkot juga menyalurkan program bantuan pangan nontunai daerah (BPNTD) kepada 2.044 KPM yang tidak ter-cover bantuan dari pemerintah pusat. Sementara itu, Koordinator PKH Regional Wilayah Jawa Anang Mega Cahyo menyatakan bahwa penurunan 84 keluarga prasejahtera itu tergolong bagus. Sekalipun masih belum mencukupi target.

Menurutnya, Kemensos menargetkan penurunan PKH mencapai 8 persen dari jumlah KPM yang dikelola oleh dinsos. Sedangkan, untuk di Kota Madiun masih berkisar 3 persen. ‘’Kami berikan pendampingan bagi KPM. Supaya mereka ke depan bisa hidup mandiri,’’ ucapnya. (her/c1/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here