800 Personel Gabungan Disiagakan Untuk Amankan Pemilu

18

MAGETAN – Polisi-polisi itu bergerak cepat dan berkumpul di lokasi tempat massa melakukan demonstrasi kemarin (4/4). Sejumlah mobil operasional satsabhara dan water cannon langsung diparkir menghadap para demonstran. Jalan pun tertutup.

Tak pelak, kendaraan tidak bisa melintas. Petugas langsung mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif. Nah, penghalauan lalu lintas itu ditopang barikade petugas yang berdiri melintang. Mereka membawa pelindung dan helm pengaman.

Keberadaan truk water cannon di barisan belakang semakin menguatkan lapisan petugas. Tidak ada celah bagi pengendara untuk nekat menerobos. ’’Ini merupakan bagian dari sistem pengamanan (sispam) kota,’’ kata Wakapolres Magetan Kompol Djuwadi.

Dia menjelaskan, latihan itu merupakan bagian dari antisipasi pergelaran pemilu 2019 yang pelaksanaannya tinggal menghitung hari. Jika terjadi kisruh, situasi Magetan bisa dikendalikan. Karena itu, sispam kota sangat penting. Meskipun Magetan bukan merupakan barometer politik dan tingkat kerawanan pemilu. masyarakat harus dihalau dengan penyekatan di perbatasan. ‘’Ada sekitar 800 personel gabungan yang kami siapkan untuk pengamanan pemilu pada 17 April mendatang,’’ jelas mantan Kapolsek Mejayan itu.

Rencananya, Djuwadi menggandeng Polda Jatim. Hal itu merupakan langkah preventif jika terjadi keadaan di luar kendali. ‘’Setiap anggota harus paham betul mengenai hal ini. Mulai teknis hingga taktis pelaksanaannya,’’ terangnya.

Sementara itu, Ketua KPU Magetan Popy MS Putranto berharap pelaksanaan pemilu 2019 bisa berjalan aman dan lancar. Harapan serupa juga dilontarkan oleh Bupati Suprawoto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut di Stadion Yosonegoro. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here