50 Peraih Nilai Tertinggi UNBK Bebas Pilih Sekolah

174

NGAWI – Sejumlah peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMP sederajat bakal mendapat keistimewaan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK tahun ini. Setidaknya, muncul wacana pemprov bagi 50 siswa dengan nilai tertinggi akan diberi prioritas memilih sekolah lanjutan sesuai yang dikehendaki. ‘’Memang ada rencana ke arah situ. Tapi, belum final,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun Supardi Rabu (15/5).

Supardi menuturkan, pemprov saat ini tengah menggodok aturan main ketentuan tersebut. Sebab, kalau benar-benar diberlakukan, sama artinya menabrak Permendikbud 51/2018 tentang PPDB. ‘’Sesuai aturannya, PPDB SMA/SMK mesti menerapkan sistem zonasi, jarak sekolah dengan domisili siswa sebagai orientasinya,’’ ungkapnya.

Supardi mengatakan, Cabdindik Jatim Wilayah Madiun sekadar menjadi pelaksana ketentuan. Jadi atau tidaknya pemberian apresiasi tersebut tergantung pemerintah provinsi. ‘’Mestinya itu sesuatu yang baik. Semacam penghargaan setelah susah-susah mengerjakan ujian nasional,’’ ujar Supardi.

Terpisah, Ketua MKK SMP Ngawi Hary Supriyono semringah mendengar kabar seperti itu. Kendati, pemberian apresiasi kepada 50 siswa dengan nilai tertingi UNBK SMP sederajat itu masih sekadar wacana. ‘’Setuju sekali kalau kebijakaan seperti itu benar-benar diterapkan nanti. Bentuk reward  kepada anak-anak setelah mengikuti ujian nasional,’’ ungkap Hary.

Hary berpendapat, pemberian apresias kepada 50 besar nilai tertinggi UNBK SMP sederajat itu akan memberikan dampak positif. Para pelajar akan terlecut semangatnya untuk giat belajar. Bisa mendapat pendidikan di sekolah yang dikehendaki, lanjut Hary, merupakan salah satu keinginan para pelajar. ‘’Harapannya, ketentuan itu bisa diterapkan dalam PPDB tahun ini. Supaya efek jangka panjangnya bisa dirasakan adik tingkatnya nanti,’’ ujarnya. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here