Madiun

45 Warga Kota Madiun Terinfeksi HIV

MADIUN – Penyakit HIV/AIDS masih menjadi momok setiap daerah. Misalnya, Kota Madiun. Di wilayah dengan predikat Kota Karismatik itu, ternyata masih ditemukan banyak kasus. Setiap tahun ada penderita baru.

Tahun lalu ada sekitar 45 warga Kota Madiun terinfeksi virus HIV. Sedangkan, pada 2017, tercatat ada 44 warga kota yang positif mengidap penyakit mematikan tersebut.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Madiun, Tri Wahyuning Novitasari mengungkapkan, faktor dominan yang dialami para orang dengan HIV/AIDS (ODHA) salah satunya karena hubungan heteroseksual atau berganti pasangan saat berhubungan badan. Namun demikian, dia menyebut faktor homoseksual juga tergolong tinggi. ‘’Kami menekankan pentingnya penggunaan kondom untuk mencegah diri agar terhindar dari penyakit infeksi menular seksual (IMS),’’ katanya.

Sementara itu, Kepala Dinkes dan KB Kota Madiun dr Agung Sulistya Wardani mengatakan, pihaknya akan mencanangkan program kondom dual proteksi sebagai upaya pencegahan penularan penykit IMS. Program itu rencananya difokuskan pada pasangan subur dan pasangan yang telah terinfeksi HIV. ‘’Saat ini sudah ada empat layanan testing HIV/AIDS di Kota Madiun. Antara lain, di Puskesmas Oro-oro Ombo, Manguharjo, RSUD dr Soedono dan RSUD Kota Madiun,’’ terangnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga mengedepankan upaya preventif dengan sosialisasi. Seperti menambah layanan mobil VCT, testing puskesmas dan kader paguyuban. ‘’Mereka diperankan sebagai garda terdepan untuk meminimalisir persebaran HIV/AIDS di Kota Madiun,’’ ujar dr Wardani. (mgd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close