PacitanPendidikan

40 SMP di Pacitan Belum Siap PPDB Online

Terkendala Jaringan dan Sarpras

PACITANJawa Pos Radar Pacitan – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online ternyata belum siap diterapkan di seluruh sekolah di Pacitan. Dinas pendidikan (dindik) setempat mencatat ada 40 SMP yang belum mampu menerapkan sistem daring ketika penerimaan siswa baru dibuka pada 16 Juni mendatang. ‘’Dari sekitar 70 SMP swasta dan negeri, yang mampu menyelenggarakan PPDB online hanya 30 sekolah,’’ kata Kepala Dindik Pacitan Daryono Senin (1/6).

Sebanyak 40 sekolah itu hanya mampu menyelenggarakan PPDB secara manual. Kondisi tersebut tentu bertentangan dengan anjuran dari mendikbud soal mekanisme pelaksanaan PPDB di tengah pandemi Covid-19.

Sebagai gantinya, dindik meminta panitia PPDB di puluhan SMP tersebut untuk menerapkan protokol kesehatan saat penerimaan siswa baru dibuka nanti. ‘’Kalau kota semuanya online. Biasanya sekolah-sekolah satu atap (satap) yang kesulitan menerapkan kebijakan PPDB online,’’ sebutnya.

Daryono mengungkapkan, masalah sinyal menjadi kendala puluhan sekolah tersebut belum siap menerapkan PPDB online. Selain itu, belum semua wali murid melek teknologi. ‘’Saya hanya tidak ingin ada siswa yang kesulitan mendaftar dan jadi masalah. Karena kalau terjadi, nanti yang akan saya salahkan sekolahnya,’’ ucapnya.

Dalam pelaksanaan PPBD online terdapat beberapa jalur pendaftaran. Seperti jalur prestasi dan zonasi. Siswa diberikan kesempatan untuk memilih dua sekolah dalam satu zona saat proses registrasi.

Daryono menerangkan, pendaftaran bisa dilakukan lewat website sekolah atau via pesan WhatsApp dan e-mail. Dengan begitu, wali murid maupun peserta didik baru tidak perlu datang ke sekolah saat pendaftaran berlangsung. ‘’Sementara berkasnya bisa disusulkan secara bertahap nanti,’’ jelasnya. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close