40 Hari Habis 4 Ribu Keping

130

MADIUN – Kekurangan ribuan blangko KTP elektronik di Kota Madiun sementara teratasi. Kemendagri baru-baru ini mengirim sekitar empat ribu blangko e-KTP untuk jatah Kota Madiun. Namun, stok itu diprediksi akan bertahan lama. ’’Rata-rata sekali pengiriman empat ribu blangko terpakai untuk 40 hari,’’ kata Kabid Pelayanan Kependudukan Dispendukcapil Kota Madiun Supriyono.

Empat ribu blangko e-KTP kiriman pemerintah pusat itu menambah stok di dispendukcapil. Jumlahnya saat ini, kata dia, mencapai 4.992 keping blangko e-KTP. Supriyono memperkirakan empat ribu blangko itu akan habis dalam 40 hari ke depan. Sebab, rata-rata pencetakan e-KTP di dispendukcapil mencapai seratus keping per hari. Menurut Supriyono, angka penerbitan seratus keping per hari terbilang tinggi. ’’Tapi, stok dan kemampuan pencetakan kami masih mencukupi, tidak kekurangan maupun kesulitan,’’ ujarnya.

Menurut Supriyono, permintaan pengurusan e-KTP di dispendukcapil tidak pernah surut setiap hari. Penerbitan paling banyak melayani e-KTP baru bagi wajib KTP muda yang sudah berusia 17 tahun. Perubahan status di e-KTP juga terbilang tinggi. Setiap pekan, jika dirata-rata permohonan penerbitan e-KTP atas permintaan tersebut mencapai 200 orang. ’’Kondisinya dinamis. Banyak warga yang berpindah alamat di Kota Madiun. Baik pendatang maupun warga asli Madiun. Itu semua tetap kami layani,’’ terangnya.

Selain mereka, permohonan mengubah status pernikahan di e-KTP juga cukup tinggi. Warga yang mengubah status juga mendapat e-KTP baru. Di samping itu, rupanya dispendukcapil acap menemukan permohonan penerbitan ulang e-KTP lantaran hilang maupun rusak. ‘’Tapi, tetap yang kami utamakan adalah penerbitan baru untuk warga yang sudah tergolong wajib KTP, yang baru memasuki usia 17 tahun,’’ papar Supriyono.

Tingginya permintaan e-KTP dinilai tidak menyurutkan upaya pemenuhan target pencetakan KTP-el di tahun ini. Kepala Dispendukcapil Nono Djati Kusumo mengatakan, tahun ini pihaknya diberi target pencetakan sebanyak 60 ribu keping. Hingga kemarin dispendukcapil sudah memenuhi 39.508 permintaan tersebut. Dari sisi pemenuhan target wajib e-KTP, Nono menyebut capaian dinasnya sudah mencapai 97 persen. ‘’Target yang dibebankan tahun ini 95 persen. Jadi, sudah dilampaui,’’ ungkapnya. (naz/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here