Ponorogo

4 Tahun Dam Karet Rusak

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Jengah laporan dijawab janji, warga sejumlah desa di Kecamatan Sawoo dan Sambit, Ponorogo, memperbaiki dam karet Selasa (7/7). Gulungan karet yang membentang selebar dam bocor dan mengelupas. ‘’Selama ini, warga mengganjal gulungan karet dengan tumpukan karung berisi pasir,’’ kata Mursid Hidajat, kades Ketro, Sawoo, Selasa (7/7).

Dam karet itu berada di Kori, Sawoo. Dam yang dibangun 1994-1995 silam itu mampu mengairi sekitar 800 hektare lahan pertanian di Kecamatan Sawoo, Sambit, Mlarak, hingga Jetis. Dam tersebut rusak sejak empat tahun silam. Namun, pemerintah pusat dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo tidak merespons. ‘’Hanya diminta menunggu. Informasinya, suku cadangnya miliaran rupiah. Pun harus impor dari Jepang,’’ ungkapnya.

Karena itu, warga memutuskan memperbaiki secara swadaya. Warga dan perangkat desa yang ikut kerja bakti dari Kori, Ketro, hingga Wilangan dan Kemuning, Sambit. Kebocoran ditambal pelat baja yang dibaut. ‘’Sebelumnya permukaan yang mengelupas dilem. Alhamdulillah, setelah diuji coba mampu mengatasi kebocoran,’’ ucapnya.

Mursid mengungkapkan, perbaikan menghabiskan biaya sekitar Rp 3 juta dari masyarakat pengguna air. Dia memperkirakan perbaikan dam karet ini tuntas dalam dua hari. ‘’Akan kami perbaiki sepanjang pinggiran gulungan karet. Total lebar dam sekitar 16 meter,’’ ujar mantan anggota DPRD Ponorogo itu. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close