4 Kecamatan Rawan Tuberculosis

20

MADIUN – Dari 5.138 suspect, 1.103 penderita positif tuberculosis (TB). Dari target penanganan di tahun lalu, dinas kesehatan (dinkes) Kabupaten Madiun hanya sanggup menyentuh 97 persen dari 1.869 penderita.

Kabid Penanggulangan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Madiun Agung Tri Widodo menyebut empat daerah rawan TB. Mulai kecamatan Madiun, Pilangkenceng, Mejayan dan Dolopo. ‘’Ada puskesmas yang menampung pasien suspect tertinggi. Jumlahnya sampai dua kali lipat dari yang ditargetkan,’’ katanya tanpa menyebut jumlah pasti berapa target dan capaiannya.

Agung memastikan semua penderita TB mendapatkan pendampingan dan diwajibkan mengambil obat di puskesmas. Jika penderita tidak mengambil obat selama dua bulan berturut, pihak puskesmas wajib melacak rumahnya. ‘’Seluruh puskesmas sudah bisa merawat pasien TB. Jadi tak perlu ke rumah sakit,’’ tegasnya.

Pendampingan pasien dilakukan selama enam bulan. Untuk pengecekan laboratoriumnya dilakukan tiga bulanan di RS Paru Dungus. Sepanjang tahun lalu, pengecekan di rujukan tingkat pertama itu tak pernah mengalami kesalahan. ‘’Tetap kami lakukan antisipasi-antisipasi agar laboratorium dapat bekerja dengan baik,’’ tukasnya.

Tahun ini, deteksi TB menarget 9.636 suspect. Target penanganannya menyasar 1.616 kasus. Pasien juga diwajibkan menjalani voluntary counseling and testing (VCT). Mengingat, sebagian juga terjangkit HIV/AIDS. ‘’Deteksi dini sangat penting,’’ tandasnya. (fat/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here