39 Persen Jalan Kabupaten Pacitan Rusak

14

PACITAN – Bencana longsor identik dengan Kabupaten Pacitan. Tidak hanya tebing dan perbukitan. Namun juga jalan kabupaten. Sebab selain berada di bawah bukit, juga kontur tanahnya gembur berpadu kars. Belum lagi banjir yang tak jarang merusak aspal jalan. ‘’Kami mulai perbaiki jalan rusak termasuk yang berlubang,’’ kata Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pacitan Suparlan kemarin (8/4).

Total Rp 5,5 miliar angraran bakal digelontorkan untuk perbaikan jalan kabupaten. Perinciannya, Rp 4 miliar untuk paket kegiatan perbaikan. Sedangkan sisanya Rp 1,5 miliar untuk pemeliharaan rutin. Pun sapu lobang jalur yang rusak juga mulai dilakukan awal pekan lalu. ‘’Kami mulai dari wilayah kota, lalu menyusul jalur lainnya,’’ terangnya.

Dari 798 kilometer panjang jalan Kabupaten Pacitan, 39 persen di antaranya butuh perbaikan. Kebanyakan berlubang hingga rusak fondasinya. Kerusakan tersebut akibat tingginya curah hujan. Pun kendaraan yang melintas overtonase. ‘’Semoga dengan perbaikan ini bakal mengurangi jalan yang rusak,’’ ucapnya.

Tahun ini, DPUPR menganggarkan Rp 19 miliar lebih untuk program pembangunan jalan dan jembatan. Sementara Rp 47 miliar untuk rehabilitasi jalan dan jembatan. Diharapkan dari 61 persen kondisi jalan yang masih baik saat ini dapat digenjot hingga 63 persen.

Suparlan menyebut Pacitan sulit lepas dari dari bencana longsor terutama saat musim penghujan. Beberapa waktu lalu saja belasan titik longsor tersebar di sejumlah titik. Seperti di wilayah Kecamatan Bandar, Ngadirojo, hingga Sudimoro. Pun di jalur pariwisata akses penghubung Pantai Watukarung dan Klayar juga sempat longsor. ‘’Di Dersono (Klayar-Watukarung) sudah kami tangani dengan dana kedaruratan dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD),’’ jelasnya. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here