311 Kilometer Jalan Kabupaten Rusak

82

PACITAN – Jalan berlubang yang tertutup genangan air hujan bak ranjau darat di Pacitan. Para pengguna jalan wajib ekstrahati-hati saat melintas. Terlebih pada malam hari. Terutama pengendara roda dua. Lengah bisa berakibat celaka. ‘’Lumayan ngeri, apalagi ada beberapa lubang yang besar,’’ kata Wardi, salah seorang pengendara, kemarin (7/2).

Kondisi jalan mulus namun berlubang di beberapa titik justru semakin berbahaya. Pasalnya, saat melintas, pengendara kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Hingga saat mendapati ada lubang bakal sulit menghindar. ‘’Setelah kejeglong baru nyadar kalau ada lubang meski jalannya mulus. Beda kalau jalan rusak, pengendara pasti pelan-pelan,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Budiyanto mengungkapkan, dari 798 kilometer panjang jalan Kabupaten Pacitan, 39 persen (sekitar 311 kilometer) di antaranya butuh perbaikan. Kebanyakan berlubang hingga rusak bagian fondasi jalan. Hujan disebut jadi musuh alami jalan beraspal. Pun kendaraan yang melintas melebihi batas maksimal muatan.

‘’Estimasi kami, perbaikan jalan lima hingga tujuh persen setiap tahun. Tapi, kerusakan jalannya tiga sampai empat persen per tahun,’’ papar Budi.

Tahun ini, pihaknya menganggarkan Rp 19 miliar lebih untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sedangkan untuk rehabilitasi, pemeliharaan jalan dan jembatan Rp 47 miliar. Dia berharap dari 61 persen jalan yang masih baik dapat ditingkatkan jadi 63 persen. Sementara perbaikan jalan desa, Budi berharap pemerintah desa menggangarkan alokasi dana desa untuk wilayah masing-masing. ‘’Untuk jalan baru belum, meskipun kita mendapat banyak usulan. Karena terbentur pembiayaan,’’ terangnya.

Pihaknya berharap, perbaikan dan peningkatan jalan bakal mendongkrak ekonomi warga. Pasalnya, akses perekonomian jadi prioritas. Pun akses menuju objek wisata. ‘’Seperti Punung ke Gondosari, dan Jeruk ke Bandar, merupakan akses strategis perekonomian warga,’’ pungkasnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here