LakalantasMagetan

Bus Terjun ke Jurang: Kecepatan Capai 72 Km/Jam

MAGETAN – Diam-diam Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan mendatangkan tim ahli dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menguak penyebab insiden bus pariwisata terjun ke jurang kawasan Mojosemi, Selasa lalu (25/9).

Tim ahli dari KNKT itu tiba di Magetan pada Kamis lalu (27/9). Begitu datang, tim terdiri tiga orang tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian bersama sejumlah petugas dishub. ‘’Melakukan pengecekan di lapangan untuk mengetahui penyebab kecelakaan,’’ kata Kabid Angkutan dan Keselamatan Transportasi Dishub Magetan Sungkono kemarin (28/9).

Pengecekan dimulai dari bekas pengereman di aspal. Kemudian, mengecek kondisi bus, mulai mesin hingga panel-panel instrumen dan indikator di ruang kemudi. ‘’Pengecekan butuh waktu hampir tiga jam,’’ ujar Sungkono kepada Radar Magetan.

Luckas Dwi Mahendra, salah seorang penguji dari Dishub Magetan, menyebut bahwa pengecekan bersama tim dari KNKT difokuskan pada komponen rem, tekanan angin rem, dan bekas pengereman. Hasilnya, ditemukan indikasi sopir tidak menggunakan rem tangan saat bus melaju tak terkendali. ”Mungkin karena pengemudi panik,” katanya.

Luckas mengatakan, hasil pengecekan menunjukkan bahwa rem bus masih berfungsi baik. Pun ketebalan roda masih memenuhi kelayakan. Selebihnya, tim menemukan air suspension bagian kanan yang pecah. ‘’Kemungkinan pecah akibat benturan ketika bus terjatuh,” imbuhnya.

Dari bekas pengereman sepanjang 40 meter, lanjut dia, bus diduga melaju kencang sebelum terjun ke jurang. Hasil road test menunjukkan bahwa kecepatan bus mencapai 72 km/jam. ”Itu sudah dihitung menggunakan rumus tertentu,” ungkapnya.

Menurut Luckas, hasil uji administrasi maupun fisik menunjukkan bus dalam kondisi laik jalan. Pun kendaraan tersebut sempat digunakan untuk angkutan atlet di Asian Games Jakarta-Palembang bulan lalu. ‘’Jadi, memang bus pilihan. Kondisinya benar-benar baik,” sebutnya. (mg4/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close