Madiun

22 Pejabat Eselon III-IV Pemkot Madiun Bakal Kena Mutasi, Bagaimana dengan Eselon II ?

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Roda mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Madiun kembali digodok. Beberapa pejabat besar kemungkinan akan terkena geser. Saat ini baperjakat sedang menganalisis nama-nama pejabat terutama di eselon III dan IV yang bisa mengisi pos-pos kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Madiun Maidi disela agenda survei lokasi pembangunan Jalan Ring Road Timur (JRRT) pada Rabu (10/6) lalu. Dia mengatakan pembahasan mutasi sudah mencapai 90 persen. Prioritasnya ada pada pejabat eselon III dan IV. Tapi tidak menutup kemungkinan juga akan menyasar pejabat eselon II. “Khusus eselon II kosong ya diisi pelaksana tugas (Plt). Nanti ada uji kompetensi. Tetapi yang bekerja eselon IV dan III ini sudah ready semua. Ibarat berjalan tinggal sopirnya, tapi semuanya sudah ready, tinggal tancap gas,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Madiun Harris Rahmanudin menyebutkan ada 22 orang pejabat yang nantinya akan mengikuti gerbong mutasi untuk mengisi jabatan kosong di eselon III dan IV. “Di masa pandemi atau tidak idealnya ya harus segera dilakukan mutasi. Tapi, kan semuanya butuh proses. Karena penempatan seseorang kan harus mempertimbangkan banyak hal salah satunya ya terkait kinerja,” ujarnya.

Kendati mutasi menyasar sebagian pejabat eselon III dan IV, tetapi rencana pergeseran pejabat eselon II juga ikut menghangat. Berdasarkan sumber yang dihimpun Jawa Pos Radar Madiun, pergeseran di eselon II berpotensi dilakukan sebagai bentuk penyegaran dan optimalisasi kinerja. Terlebih saat ini ada beberapa OPD yang kosong.

Adapun bursa mutasi menghangat pada kursi kepala dinas kesehatan (dinkes). Jabatan yang selama ini diduduki oleh dr AS Wardhani itu bakal diganti orang lain. Sementara Wardhani berperluang digeser ke asisten pemerintahan dan pembangunan menggantikan Andriono Waskito Murti. Sedangkan, Andriono dimutasi ke Bappeda menggantikan Totok Sugiarto yang besar kemungkinan dipindah ke kepala DPMPTSP.

Selain itu, kepala DPMPTSP sekarang Harum Kusumawardhani bakal dimutasi menjadi kepala dinas perdagangan menggantikan Gaguk Hariyono yang berpeluang menjadi kepala dinas perhubungan. Sementara, Ansar Rosidi yang saat ini menjadi kepala dishub pindah ke dinas sosial. Dia menggantikan Heri Suwartono yang dimungkinkan pindah ke diskominfo.

Kemudian Subakri dipindah menjadi kepala disbudparpora menggeser Agoes Poerwowidagdo yang diposisikan sebagai kepala dinas arpus menggantikan Ahsan Sri Hasto. Ahsan sendiri bakal ditempatkan sebagai asisten pemerintahan umum.

Di luar nama-nama itu ada Sudandi yang bakal didefinitifkan sebagai kepala BPKAD. Sedangkan, posisi kepala bapenda yang ditinggalkan berpeluang diisi melalui proses lelang jabatan. Begitu juga dengan posisi kepala dispendukcapil yang sekarang kosong setelah Nono Djatikusumo pensiun. Sedangkan jabatan kepala DLH yang selama ini diisi oleh pelaksana tugas (plt) bakal didefinitifkan ke Agus Siswanto. “Tapi, semua keputusan final tetap ada pada wali kota,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya tersebut. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close