5 Ribu Peserta Menari Gemu Fa Mi Re Masal

125
DCIM100MEDIADJI_0352.JPG

MAGETAN – Lanud Iswahjudi sukses menjadi bagian pemecahan rekor Muri tari Gemu Fa Mi Re masal, Selasa (4/9). Para peserta yang memadati main apron Lanud Iswahjudi itu menarikan gerakan demi gerakan tari Gemu Fa Mi Re yang energik. Berbeda dengan saat geladi Jumat lalu (31/8), kali ini di deretan depan ada barisan forum pimpinan daerah (forpimda) se-eks Karesidenan Madiun.

Sebelum aksi pemecahan rekor Muri dimulai, para penerbang memamerkan fly pass tiga pesawat T-50i Golden Eagle dan satu pesawat F-16 Fighting Falcon. Burung–burung besi itu menemani para peserta saat menarikan tarian yang juga dikenal dengan Maumere itu. Dua pesawat F-16 Fighting Falcon dijajarkan di depan formasi. Sedangkan enam pesawat T-50i Golden Eagle dipamerkan di sisi belakang. ’’(Pemecahan rekor) berjalan aman dan lancar,’’ kata Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal.

Ribuan peserta ikut serta dalam misi pemecahan rekor Muri tari Gemu Fa Mi Re masal itu. Tak pelak, peringatan HUT ke-73 TNI menjadi beda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan hanya diperingati oleh para personel TNI. Melainkan personel TNI/Polri eks Karesidenan Madiun. Tentunya bersama dengan para keluarga para abdi negara tersebut. Siswa SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun dan SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iswahjudi pun  ikut ambil bagian dalam misi tersebut. ’’Ada lebih dari 5.000 orang,’’ katanya.

Pantas saja, gerakan mereka tampak luwes saat menarikan tarian tersebut. Persiapan yang mereka lakukan sudah sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan, agar misi pemecahan rekor Muri itu sukses, geladi di main apron dilakukan hingga dua kali. Geladi itu dilakukan secara gabungan dari semua elemen yang terlibat agar diperoleh formasi yang benar-benar kompak. ’’Latihan dilakukan secara per satuan dan gabungan di sini,’’ terangnya.

Selepas misi pecah rekor Muri dilakukan, para peserta tak menyia-nyiakan kesempatan berswafoto di depan pesawat tempur yang dipamerkan itu. Maklum saja, momen itu sangat langka. Para peserta rela antre untuk bisa berfoto dengan background dua jenis pesawat tempur itu. Tak hanya sekali jepret, mereka berfoto berkali-kali. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here