Laka LantasMagetan

2019 Keterlibatan Pelajar Pada Kasus Laka Lantas Meningkat

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan pelajar meningkat sepanjang 2019. Satlantas Polres Magetan mencatat 125 kejadian melibatkan anak-anak usia 10-15 tahun, 66 di antaranya pelaku. Sedangkan 2018 tercatat 110 kejadian, 56 kasus pelakunya anak-anak. ‘’Itu belum termasuk usia 16 sampai 17 tahun,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Magetan Ipda Yudi Wiyanto Kamis (2/1).

Penyebab laka secara umum didominasi kelalaian pengendara. Sebanyak 273 kasus terjadi pukul 06.00 sampai sekitar pukul 12.00. Sedangkan 220 kasus terjadi pukul 12.00 sampai pukul 18.00. ‘’Kalau  pagi waktu berangkat sekolah, siang waktu pulang. Kebanyakan kejadian pada waktu tersebut melibatkan pelajar,’’ ungkapnya.

Pun kebanyakan yang terlibat usia SD hingga SMP. Mereka belum paham berkendara yang baik. Namun, ada orang tua yang memberi izin anaknya untuk berkendara ke sekolah. ‘’Tidak hanya kami yang harus mengimbau orang tua, solusi dari pihak terkait juga akan membantu mengurangi angka laka lantas pelajar ini,’’ ujarnya.

Selain itu, banyak jasa parkir motor di dekat sekolah. Itu juga menunjukkan bahwa warga sekitar memberi peluang siswa di bawah umur untuk mengendarai motor. Mereka malah memanfaatkan larangan siswa memarkir motor di sekolah. ‘’Ini tidak disadari masyarakat, mereka menganggap umum. Padahal salah kaprah,’’ sesalnya.

Yudi berharap, selain melarang siswa membawa motor, pihak sekolah diminta mengimbau warga tidak memberi izin siswa untuk menitipkan motor. Atau sekolah punya kebijakan sendiri mencegah siswanya mengendarai motor ke sekolah. ‘’Juga tak lepas dari instansi lain,’’ pungkasnya. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close