2.391 Warga Terganggu Jiwanya

83

MADIUN – Berapa angka riil orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Madiun? Catatan dinas kesehatan (dinkes) setempat, saat ini terdapat 2.391 ODGJ. Ribuan penderita itu mulai kategori ringan hingga berat.

Angka tersebut berpotensi bertambah lantaran ada 9.415 yang terindikasi mengalami masalah kejiwaan (ODMK). Jika tidak ditangani, mereka bisa ’’naik kelas’’ menjadi ODGJ. ‘’Jika ditangani lebih dini, peluang untuk sembuh makin besar,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Soelistyo Widyantono kemarin (18/2).

Mengacu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, ODGJ adalah orang yang memiliki gangguan  pikiran, perilaku, dan perasaan sehingga menimbulkan perubahan perilaku dan mengakibatkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi sebagai manusia. Sementara, ODMK adalah mereka yang memiliki masalah fisik, mental, sosial pertumbuhan dan perkembangan, dan atau kualitas hidup sehingga memiliki risiko mengalami gangguan  jiwa.

Soelistyo menyebutkan, pihaknya menggandeng tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) dan kader kesehatan jiwa masyarakat (KKJM) untuk membantu memantau kondisi kejiwaan warga wilayah masing-masing. Jika ada tanda-tanda yang menderita gangguan jiwa, mereka melaporkan ke puskesmas terdekat. ‘’Juga melakukan pendekatan kepada pihak keluarga yang tidak kooperatif,’’ paparnya.

Dia menambahkan, upaya menekan angka ODGJ sejauh ini terbantu adanya posyandu jiwa di sejumlah puskesmas. Saat ini ada 10 puskesmas yang menyediakan fasilitas tersebut. ‘’Itu memudahkan pasien mendapatkan penanganan,’’ pungkasnya. (mg4/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here