Laka LantasPacitan

19 Nyawa Melayang di Jalan Raya

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Jalanan Pacitan masih menjadi pembunuh paling ganas. Sepanjang Januari-Agustus tahun ini sudah 19 nyawa melayang di jalan karena kecelakaan. Pemicunya ulah pengendara yang melanggar.

Unit Laka Satlantas Polres Pacitan mencatat, selama delapan bulan ini sudah terjadi 150 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 179 orang mengalami luka ringan dengan kerugian materi mencapai Rp 348,8 juta. Meski demikian, dibandingkan tahun lalu angka tersebut menurun. Pada 2019 dalam periode yang sama terdapat 162 kasus kecelakaan dengan jumah korban tewas sebanyak 16 orang. Sementara korban luka ringan terdapat 192 orang. “Ada penurunan kasus sekitar 7,41 persen,” kata Kepala Unit Laka Satlantas Polres Pacitan Ipda Amrih Widodo Selasa (4/8).

Meski demikian, dia menyebut angka kecelakaan itu masih tinggi. Pihaknya sebenarnya sudah berupaya untuk menekan fatalitas kecelakaan. Hanya, masih banyak pengendara yang mengabaikan aturan lalu lintas. Amrih menyebut, korban kecelakaan mayoritas didominasi usia 16-35 tahun. “Sepanjang Mei-Juni sebetulnya angka kecelakaan sempat mengalami penurunan kasus. Per bulannya sekitar 12 kasus,” ungkapnya.

Namun, setelah dimulainya era adaptasi kebiasaan baru (AKB), angka laka lantas kembali meningkat. “Kesadaran masyarakat dalam berkendara masih kurang (human error, Red). Hal itu yang menjadi faktor utama penyebab kecelakaan,” terangnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close