17 Kursi di Dewan dalam Genggaman PDIP

391

NGAWI – Aroma kemenangan PDI Perjuangan (PDIP) dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Bumi Orek-Orek semakin menyeruak. Partai berlambang kepala banteng moncong putih itu mengklaim, dari hasil rekapitulasi suara internal partai, setidaknya 17 kursi di DPRD setempat sudah dalam genggaman.

Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengungkapkan, partainya berpeluang meraih dua sampai tiga kursi tambahan lagi. Namun, kepastiannya masih harus menunggu perolehan suara partai lainnya di beberapa daerah pemilihan (dapil). ‘’Karena sistem penghitungan kursi pemilu kali ini kan berbeda dengan sebelumnya,’’ ujarnya kemarin (19/4).

Antok -sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- mengatakan, pemilu sebelumnya menggunakan metoda bilangan pembagi pemilih (BPP). Dengan metode itu, perkiraan kursi sebuah partai politik (parpol) bisa diketahui tanpa harus menunggu perolehan suara parpol lain. Setiap kursi sudah jelas dihargai jumlah suara tertentu. Namun, metode Sainte Lague yang diterapkan pada Pemilu 2019 berbeda. ‘’Untuk kursi kedua, ketiga, dan seterusnya sangat bergantung perolehan suara partai lain,’’ ungkapnya.

Dia mencontohkan untuk mendapatkan kursi keempat dalam satu dapil. Jumlah perolehan suara partai dibagi dengan bilangan 7. Jika hasilnya masih paling tinggi dibandingkan perolehan suara partai lainnya, berhak mendapatkan kursi keempat tersebut. ‘’Makanya, kepastian dapat tambahan berapa kursi masih harus menunggu perolehan suara partai lain. Perkiraan kami, maksimal nanti 19 kursi, menyamai hasil Pemilu 1999,’’ ujar Antok.

Dari hasil rekapitulasi suara internal partai, diketahui perolehan suara PDIP dalam pemilu kali ini mencapai 196 ribu atau sekitar 25 persen dari jumlah total daftar pemilih tetap (DPT) Ngawi. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari perolehan suara di enam dapil se-Ngawi. ‘’Ini masih proses rekapitulasi internal kami, berdasarkan C1 yang dikumpulkan,’’ imbuhnya.

Menurut dia, hasil rekapitulasi suara internal itu hanya sebagai acuan untuk mengawal proses rekapitulasi resmi yang dilakukan KPU. Di sisi lain, meski sudah yakin menang dalam pemilu kali ini, Antok belum mau mengaitkannya dengan gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun depan. ‘’Kami masih ingin cooling down dulu, sambil bersinergi dengan partai lain untuk persiapan kinerja DPRD ke depan,’’ kilahnya.

Terpisah, Bupati Budi ‘Kanang’ Sulistyono mengapresiasi warga Ngawi yang dinilai sudah semakin dewasa dalam menghadapi pemilu. Itu dibuktikan dengan tidak adanya gejolak berarti di masyarakat sejak sebelum masa kampanye dimulai hingga berakhirnya proses pemungutan suara.

‘’Kami minta semua pihak untuk mengawal proses ini (pemilu. Red) sampai (rekapitulasi suara) nanti selesai agar tetap berjalan aman, lancar, dan kondusif,’’ ujarnya. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here