Ponorogo

13 Pasien Sembuh, Tinggal 18 Isolasi

Bupati Ajak Masyarakat Terus Berjuang Melawan Covid-19

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Penanganan pandemi Covid-19 di Ponorogo menunjukkan tanda-tanda membaik. Rabu (12/8) 13 pasien korona dinyatakan sembuh. Di sisi lain, nihil tambahan kasus terkonfirmasi baru. ‘’Masyarakat harus terus berjuang, sampai korona benar-benar sirna dari Ponorogo,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Para pasien sembuh berasal dari berbagai kelompok penularan berbeda. Yakni, pasien nomor 50 (Panjeng, Jenangan); pasien 97 (Wilangan, Sambit); pasien 123 (Sambilawang, Bungkal); pasien 183 (Tumpuk, Sawoo); pasien 185 (Ronowijayan, Siman); pasien 200 (Talun, Ngebel); pasien 201 (Nglarangan, Kauman); pasien 203 (Bringin, Kauman).

Berikutnya, pasien 204 (Bondrang, Sawoo); pasien 205 (Bondrang, Sawoo); pasien 206 (Ponorogo); pasien 208 (Trisono, Babadan); dan pasien 209 (Ngrupit, Jenangan). Ipong menyebut, tingkat kesembuhan tiap pasien berbeda-beda. ‘’Bahkan, ilmuwan pun belum mengetahui pasti, mengapa ada yang sebentar langsung sembuh, dan ada yang berbulan-bulan belum sembuh,’’ ujarnya.

Terhitung kemarin, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 tidak berubah. Tetap 219 kasus. Sedangkan total pasien sembuh jadi 196. Tinggal 18 pasein masih isolasi. Selain itu, lima orang meninggal dunia. ‘’Semoga pasien yang masih menjalani isolasi segera sembuh,’’ harapnya.

Ipong berharap tidak ada lagi tambahan kasus terkonfirmasi. Kuncinya, disiplin menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Selama vaksin atau obat virus korona belum tersedia, protokol kesehatan jadi satu-satunya cara efektif pencegahan persebaran. ‘’Tidak hanya bermanfaat melindungi diri sendiri, tapi juga demi keselamatan orang banyak,’’ paparnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close