12 Siswa SMA/SMK Pacitan Tidak Lulus

68

PACITAN – Tidak semua siswa kelas XII SMA/SMK di Pacitan merayakan kelulusannya. Sebab, ada sebelas siswa yang tidak lulus. ‘’Bukan karena nilainya di bawah batas minimal. Tapi lantaran tidak mengikuti ujian,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Pacitan Yusuf Selasa (14/5).

Bahkan, lanjut Yusuf, sebelum pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK 2019 mereka sudah tidak masuk sekolah. Pun hingga saat ini. ‘’Sedangkan yang ikut UNBK ada satu yang tidak lulus,’’ jelasnya.

Yusuf belum tahu pasti penyebabnya. Pihaknya belum mendapat laporan dari pihak sekolah. Apakah para siswa yang tidak mengikuti ujian tersebut merantau, menikah atau lainnya. ‘’Kami khawatir ikut keluarga ke luar kota atau bahkan luar negeri atau menikah. Kami belum tahu persis,’’ jelasnya.

Untuk menyikapi kondisi tersebut, pihaknya berencana memanggil kepala sekolah dari siswa yang tidak lulus itu. Mereka bakal diminta melacak keberadaan para siswanya. Pun menanyai alasan tidak mengikuti ujian. Terutama melalui orang tua. ‘’Nanti dilaporkan ke cabang dinas,’’ imbuhnya.

Hanya, lanjut Yusuf, 11 siswa tersebut sudah tidak berpeluang lulus tahun ini. Pasalnya ujian susulan sudah digelar. Termasuk ujian kejar paket C. Kesempatan mereka tahun depan. Itu pun melalui ujian kejar paket C. ‘’Kalau ikut reguler kesulitan dalam administrasi karena harus ada nilai rapor kelas XII minimal semester terakhir,’’ ungkapnya.

Kondisi tersebut juga terdeteksi di tingkat SMP. Itu setelah Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan menemukan 20 siswa drop out sekolah. Diduga akibat faktor ekonomi keluarga. Sebagian siswa diperkirakan merantau ke luar kota untuk bekerja. Padahal mereka masih duduk di bangku kelas IX. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here