115 Prajurit Asah Kemampuan Terjun Bebas

101

MAGETAN – Kemampuan terjun prajurit Batalyon 463 Paskhas Lanud Iswahjudi terus diasah. Kemarin (3/3) mereka berlatih terjun payung bebas atau free fall di Maospati, Magetan.

Sebanyak 115 prajurit mengikuti latihan itu. Beberapa di antaranya merupakan penerjun wanita angkatan udara (wara). Mereka terjun dari pesawat C-130 Hercules A-1312. Latihan terjun penyegaran (jungar) yang dipimpin langsung oleh Letkol Sigit Sangsongko tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan dan kemampuan prajurit Batalyon 463 Paskhas dalam menghadapi tugas-tugas operasional ke depan. ‘’Berbagai rintangan ke depan semakin berat, sehingga agenda ini sangat perlu dilakukan sebagai kesiapan prajurit,’’ kata Sigit.

Sebelum melaksanakan penerjunan, Sigit memberikan arahan kepada seluruh prajurit agar selalu siap dalam setiap kegiatan dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan latihan. ‘’Supaya zero accident,’’ sebutnya.

Dalam kegiatan latihan terjun bebas yang berlangsung di landasan pacu itu dibagi menjadi tiga sorte. Di mana sorte pertama dan kedua terdiri dari 100 penerjun statis. Kemudian mereka dibagi menjadi empat run. Yang di mana setiap run terbagi menjadi 25 penerjun.

Sedangkan, pada sorte ketiga hanya diikuti 15 penerjun free fall. ‘’Untuk penerjun statis ketinggian 1.500 feet, sedangkan untuk free fall ketinggian bisa mencapai lebih dari 8.000 feet,’’ terang Sigit.

Setelah latihan penerjunan, Sigit menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada seluruh prajurit Batalyon 463 Paskhas. Menurut dia, keseriusan serta profesionalisme prajurit sudah ditunjukkan dalam kegiatan latihan penerjunan kali ini. Sehingga siap untuk menyongsong tugas-tugas ke depan yang semakin menantang. ‘’Sebagian penerjun wanita yang mengikuti latihan itu dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi tingkat nasional hingga internasional,’’ jelasnya. (mgc/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here