Warga Sidolaju Butuh Jembatan

167

NGAWI – Rencana pembangunan jembatan penghubung Dusun Sidolaju dan Tanon dengan pusat pemerintah Desa Sidolaju, Widodaren,  tak jelas. Sebelumnya warga sempat dijanjikan tahun 2018 ini. ‘’Tapi informasinya malah nggak jadi,’’ kata Sutisman, salah seorang warga setempat, Sabtu (30/6).

Sutisman mengungkapkan, beberapa waktu lalu warga hampir yakin dengan rencana pembangunan jembatan yang membelah Bengawan Solo selebar kurang lebih 100 meter itu. Apalagi, menurut kepala urusan (kaur) pemerintahan desa setempat itu, sudah disurvei dan pengukuran tanah. ‘’Tapi sampai sekarang jadi dibangun atau tidak, nggak jelas,’’ sebutnya.

Menurut Sutiman, infrastruktur jembatan ini sangat vital bagi warga. Ketidaan jembatan itu diakui atau tidak ikut memengaruhi kondisi ekonomi, kesehatan, pendidikan dan sebagainya. Sebab, warga yang ingin lebih cepat sampai ke kota harus menyeberangi Bengawan Solo dengan perahu getek. ‘’Memutar bisa, tapi lebih jauh. Butuh waktu sekitar sejam lebih,’’ ungkapnya.

Saat musim kemarau, arus sungai sedalam kurang lebih lima meter itu tidak besar. Tapi, saat musim penghujan sangat rawan untuk diseberangi dengan getek. Meski begitu, warga tetap nekat menyeberang kendati arusnya besar. ‘’Tapi kalau pas banjir tidak berani,’’ ujarnya.

Untuk menyeberang menggunakan getek dikenai biaya Rp 2.000 pwer orang sekali menyeberang. Waktunya pun tidak bisa setiap saat. Jika arus sungai kecil penyeberangan dilayani sampai pukul 23.00. Maksimal hanya sepeda motor yang bisa diangkut. ‘’Motor pun harus bergantian, karena sekali jalan hanya bisa mengangkut lima sepeda motor,’’ bebernya.

Karminto, warga lainnya, sangat berharap ada jembatan permanen. Karena itu, warga menagih janji pemerintah yang akan membangun jembatan selebar empat meter segera direalisasikan. Sehingga, warga tidak perlu bersusah payah jika ingin ke kantor desa atau ke Ngawi kota. ‘’Harapan kami tetap dibangun jembatan meski sekarang kabar itu belum jelas kepastiannya,’’ ucapnya. (tif/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here