100 Pendaki Tertahan di Puncak Lawu

403

MAGETAN – Sebanyak 100 pendaki tertahan di Puncak Lawu. Mereka berhasil naik lantaran pada Minggu (9/9) jalur pendakian via Cemoro Sewu sempat dibuka pasca tutup sejak 3 September. Berselang sehari, jalur pendakian kembali ditutup lantaran lereng Lawu di wilayah Jogorogo kembali terbakar. ’’Sejak pagi (kemarin, Red) langsung kami tutup,’’ kata Kholil, kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan.

Dia mengatakan, petugas sudah berupaya memadamkan api. Kondisi terakhir, api memang menjalar ke arah jalur pendakian. ’’Masih belum bisa padam,’’ ujarnya.

Kholil mengatakan, semua akses jalur pendakian kembali ditutup. Baik itu dari Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, dan Candi Cetho. Dengan kondisi ini, perkiraannya jalur pendakian kembali dibuka pada malam 1 Muharam meleset. ’’Kebakaran tidak bisa diprediksi, kami terus koordinasi dengan pihak terkait,’’ jelasnya.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra mengungkap pihaknya masih belum bisa memastikan sumber kebakaran. Namun, lokasinya berada di kawasan Jogorogo. ’’Apinya mengarah ke jalur pendakian, sehingga harus ditutup,’’ terangnya.

Jalur pendakian sempat dibuka pada Minggu (9/9). Akhirnya banyak pendaki yang naik. Totalnya mencapai 200 orang. Namun, sesuai data terakhir 100 orang sudah turun. ’’Masih ada yang tertahan sekitar 100 orang,’’ katanya.

Dia mengatakan, para pendaki sementara disarankan tidak turun. Ini demi keamanan. Sebab, api mulai mengarah ke jalur pendakian. ’’Tunggu sampai aman, kami terus koordinasi,’’ pungkasnya.

Ratusan PendakiPelaku Ritual Balik Kucing

Ratusan pendaki dan pelaku ritual keleleran di base camp jalur pendakian Lawu via Cemoro Sewu kemarin (10/9). Kebakaran hutan di lereng Lawu di kawasan Jogogoro, Ngawi, menyebabkan jalur pendakian masih ditutup.

Bukan hanya via Cemoro Sewu, jalur pendakian Cemoro Kandang dan Candi Cetho di wilayah Jawa Tengah juga tutup. Si Jago merah memang terus mengamuk sejak Senin lalu (3/9). Bahkan, kebakaran meluas sejak Minggu (9/9) mengarah ke jalur pendakian. Pada Minggu (9/9), jalur pendakian Cemoro Sewu memang sempat dibuka. Namun, kembali ditutup kemarin.  Para pendaki dan pelaku ritual yang datang mulai pagi sampai sore terpaksa balik kucing. Ada pula yang bertahan memilih camp di kawasan Cemoro Sewu. ’’Kecewa pasti, jauh-jauh dari Pasuruan,’’ kata Tomy Hendarto, salah seorang pendaki, kepada Radar Magetan.

Tomy mengaku mendapat kabar jalur pendakian sudah dibuka pada Minggu (9/9). Namun, ketika sampai di Cemoro Sewu, justru ada pengumuman jalur pendakian kembali ditutup. Bersama dengan rekan-rekannya memang ingin merayakan Tahun Baru Islam di Puncak Lawu. ’’Gagal total, sudah lama niat ingin di Puncak Lawu saat 1 Suro,’’ ujarnya.

Nasib sama dirasakan Rudi Saputra. Bersama rekan-rekannya pesilat ingin melakukan pendakian di malam 1 Suro. Kegiatan itu pernah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Namun, pada tahun ini harus menelan kenyataan pahit. ’’Bahaya kalau mendaki ada kebakaran. Tidak masalah kami harus pulang,’’ ucapnya.

Kholil, kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan, mengungkapkan bahwa pihaknya masih belum bisa menentukan kepastian jalur pendakian dibuka. Dia menyebut setelah dua hari dibuka setelah kebakaran akhir Agustus lalu, jalur pendakian kembali ditutup. Penyebabnya kebakaran di kawasan Jogorogo, Ngawi, semakin meluas. ’’Sementara belum ada keputusan lagi untuk dibuka,’’ katanya. (mg4/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here