Magetan

10 Bulan, 80 Kasus Kebakaran di Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Beberapa hari terakhir, panas terasa begitu terik dan menyengat. Kondisi cuaca seperti ini makin rentan memicu kebakaran. Mulai Januari hingga awal Juni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan telah mencatat 80 kasus kebakaran. Jika dirata-rata, setiap bulan terjadi 8 kasus.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Magetan Ali Sukamto menyebut, dari jumlah kasus itu paling banyak adalah kebakaran lahan. Jumlahnya 49 kasus. Sedangkan, kebakaran rumah 30 kasus. Serta satu kasus lainnya kejadian kebakaran Pasar Mangge. ‘’Kebakaran dipicu korsleting, kelalaian warga, dan pembakaran sampah, sehingga menyebabkan lahan terbakar,’’ katanya Kamis (17/10).

Penyebab kebakaran lain adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan. Terutama di lahan persawahan yang kering atau lahan gambut yang jauh dari permukiman. Terbaru kasus kebakaran pada Rabu lalu (16/10) yang menghanguskan kebun bambu warga di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat.

Hanya, Sukamto belum bisa memastikan berapa total kerugian akibat seluruh kasus kebakaran tersebut. Yang jelas, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kerugian paling besar ditanggung oleh pedagang Pasar Mangge. ‘’Di beberapa tempat, kasus kebakaran menjadi besar karena kebetulan dipengaruhi oleh faktor angin yang bertiup kencang,’’ sebutnya.

Diakuinya, proses pemadaman api di lokasi kebakaran selalu sulit dilakukan. Pasalnya, jumlah personel damkar terbatas. Begitu juga dengan kendaraan operasionalnya hanya dua yang dapat beroperasi. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close