Ponorogo

10 Bulan 67 Nyawa Melayang di Jalan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) relatif turun selama pandemi Covid-19. Namun, jalur tengkorak masih merenggut nyawa para pengguna jalan. ‘’Total 67 orang meninggal dunia, terutama di empat ruas,’’ kata Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Indra Budi Wibowo Kamis (8/10).

Sepanjang Januari-Oktober tahun ini, terjadi 488 kasus laka lantas. Korban meninggal dunia 67 orang, sedangkan 750 orang luka ringan. Kerugian materiil ditaksir Rp 892 juta. Pada periode yang sama 2019 lalu, total 606 kasus. Sebanyak 100 orang meninggal dunia, tiga luka berat, dan 999 luka ringan. Kerugian materiil Rp 978 juta. ‘’Turun sekitar 19,47 persen atau 118 kasus,’’ beber Indra.

Meski begitu, puluhan nyawa melayang tahun ini hanya di empat ruas jalan yang digolongkan black spot. Yakni, ruas Ponorogo-Wonogiri, Ponorogo-Madiun, Ponorogo-Trenggalek, dan Ponorogo-Pacitan. Jalur Ponorogo-Wonogiri paling rawan. September saja, terjadi delapan laka lantas, seorang korban meninggal dunia. ‘’Pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati di jalur black spot tersebut,’’ ujarnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close