1.500 KK Terdampak Krisis Air Bersih

21
KERING KRITIS: Sejumlah warga Desa Trotosono, Parang mengantrie distribusi air bersih dari BPBD Magetan.

MAGETAN – Krisis air bersih mengancam sebagaian wilayah Magetan selama musim kemarau. Bahkan, memasuki awal musim ini Desa Trosono, Kecamatan Parang, sudah kekeringan. Sumber air di empat dari lima dusun desa setempat sudah tak mengeluarkan air lagi.  ‘’Ada sekitar 1.500 KK (kepala keluarga) dari total 4000 KK terdampak kekeringan,’’ Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Magetan Fery Yoga Saputra Selasa (18/6).

Kemarin BPBD mengirim air bersih satu truk tangki berkapasitas 5.000 liter ke empat dusun tersebut. Menurut Fery, kekeringan di Trosono itu sudah menahun setiap musim kemarau. Sehingga, desa tersebut masuk peta zona merah rawan kekeringan. ‘’Empat dusun itu Kletak, Trosono, Glagah Ombo dan Balegondo. Dusun balegondo paling kritis,’’ ujarnya.

Lokasinya yang berada di lereng gunung dan berjarak lebih dari 40 kilometer dari pusat kota Magetan membuat dropping air bersih terkendala. Apalagi, warga setempat hanya menagndalkan kiriman dari BPBD. Sebab, tidak ada sumur dalam dan jauh dari waduk. Sehingga, mereka harus mencari air bersih di sungai yanga jaraknya lumayan jauh. ‘’Sebagai antisipasinya, kami akan sediakan tendon air di setiap dusun agar bisa dropping air setiap hari,’’ jelasnya.

Kepala Desa Trosono Sumono sangat berharap kepada Pemkab Magetan secepatnya membangun sumur dalam untuk mengurangi beban warga terdampak kekeringan saat kemarau. Sebab, sangat berat jika warga harus membuat secara swadaya. ‘’Biayanya sangat mahal. Warga tidak mampu swadaya,’’ ungkapnya.

Di sisi lain, dia mengimbau warganya untuk menggunakan air bantuan BPBD tersebut untuk kebutuh utama. Sebab, dalam sehari hanya dikirim sekali dan harus dibagi rata ke seluruh warga terdampak. Dia memprediksi panjangnya musim kemarau bakal menambah warganya terdampak kekeringan. ‘’Air dropping-an ini hanya beberapa jam akan habis diserbu ratusan warga,’’ pungkasnya. (mgc/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here